Dua Pemain Muda Indonesia Dapat Asuransi Pendidikan Di Spanyol

Dua pemain sepakbola Indonesia, Andrian Rusdianto dan Syukran Arabia Samual akan menempuh pendidikan di Spanyol. Mereka berdua menjadi bagian dalam tim divisi 3, CDA Navalcarnero. Tidak hanya mendapatkan asuransi pendidikan formal, tetapi keduanya juga akan menimba ilmu sepakbola disana.

Andrian Rusdianto
Andrian Rusdianto dan Syukran Arabia Samual mendapatkan asuransi pendidikan di Spanyol

Dua pesepakbola yang masih berusia 13 tahun itu mendapatkan asuransi pendidikan selama tiga tahun dari pihak Navalcarnero. Andrian dan Syukran memperoleh asuransi pendidikan tersebut setelah mereka usai menjalani masa percobaan atau trial di turnamen Football Barcelona Cup pada April tahun 2016 lalu bersama tim Sepakbola Anak Indonesia (SBAI).

Pada turnamen tersebut, Syukran dan Andrian terbukti mampu menampilkan permainan terbaiknya. Sehingga pemandu bakat yang berasal dari sejumlah klub, diantaranya Getafe, Navalcarnero bahkan Atletico Madrid menilai mereka berdua memiliki potensi. Hingga pada akhirnya, keduanya diundang kembali untuk menjalani latihan di Spanyol pada bulan September tahun lalu.

Navalcarnero yang pada akhirnya benar-benar menjadi klub yang paling serius untuk mendatangkan kedua pesepakbola tersebut. Kedua pemain muda itu diberikan kesempatan untuk dapat menempuh pendidikan sepakbola dengan jangka waktu maksimal tiga tahun.

Meskipun keduanya akan menjalani latihan sepakbola selama tiga tahun di Spanyol. Tetapi, Arabia dan Andrian akan tetap menempuh ilmu pendidikan disana. Mereka berdua juga tidak perlu mengkhawatirkan mengenai asupan makanan dan adaptasi cuaca selama berada disana.

Dalam proses keberangkatan Arabia dan Andrian ke Spanyol di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Turut hadir perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diwakili oleh Arifin Madjid Asdep selaku Pengelolaan Olahraga dan Pendidikan.

Andrian Merasa Senang Dapat Asuransi Pendidikan Di Spanyol

Andrian salah satu dari dua pesepakbola muda Indonesia yang mendapatkan asuransi pendidikan di Spanyol selama tiga tahun merasa sangat senang dan bangga telah mendapatkan kesempatan emas seperti itu. Cita-cita untuk menjadi pemain sepakbola profesional begitu terbuka. Pasalnya, dirinya akan menerima banyak ilmu serta pengalaman selama di Negeri Matador.

Andrian Rusdianto
Andrian sangat senang dengan kesempatan emas menimba pendidikan di Spanyol

“Tentu saja, saya sangat sangat merasa senang. Memang benar, bahwa sebuah kerja keras tidak ada yang bernilai sia-sia. Kerja keras saya membuahkan hasil. Saya bakal menimba ilmu di suatu tempat yang pastinya belum pernah saya dapatkan di sini. Ini akan menjadi perjalanan awal bagi saya. Berharap, di sana saya dapat sukses,” ujar pemain asal Sidoarja tersebut.

Arabia Juga Merasa Bahagia

Hal yang sama juga dirasakan oleh Arabia. Ia mengaku sangat bahagia dengan peluang tersebut dan telah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin sebelum berangkat ke Spanyol. Setelah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya, pemain asal Bogor tersebut memiliki harapan untuk dapat membanggakan nama besar Indonesia tidak terkecuali keluarga tercinta.

Syukran Arabia Samual
Syukran juga merasa bangga dengan kesempatan belajar di Spanyol

“Kedua orang tua saya sejatinya merasa berat untuk melepas saya. Namun, saya telah memiliki tekad bahwa di masa depan saya dapat menjadi orang sukses,” ungkap Arabia.

Di sisi lain, Azis Samual yang merupakan ayahanda Arabia mengakui bahwa dirinya sebenarnya merasa berat untuk melepas sang anak tercinta. Akan tetapi, Ia menilai bahwa sang anak memiliki kemampuan serta bakat. Sehingga, terbilang sia-sia apabila potensi yang dimilikinya tidak dikembangkan dengan baik.

“Sejatinya saya menginginkan untuk Arabia, supaya Dia fokus pada jenjang pendidikan. Namun, Dia begitu senang dengan olahraga sepakbola. Kami selaku orang tua, tentu harus mendukung yang terbaik untuknya. Terlebih, Dia juga memiliki bakat dan kemampuan yang menjanjikan. Jadi, kami akan selalu berdoa untuk keberhasilannya,” ujar Azis.

Pemain Persebaya Surabaya Dapatkan Fasilitas Pendidikan

Pihak manajemen klub baru Persebaya Surabaya menciptakan sebuah terobosan terbaru bagi para pemainnya. Dimana, seluruh punggawa Bajol Ijo akan mendapatkan fasilitas berupa pendidikan. Bahkan tidak hanya pendidikan, tetapi juga fasilitas asuransi kesehatan.

Persebaya Surabaya
Manajamen Persebaya Surabaya memberikan fasilitas asuransi kesehatan dan pendidikan bagi para pemainnya

Pada tanggal 7 Februari 2017 secara resmi PT Jawa Pos mengakusisi saham Persebaya Surabaya sebesar 70 persen. Sisa sahamnya sebesar 30 persen dimiliki oleh 20 klub internal klub.

Azrul Ananda selaku Presiden Persebaya membuat sebuah perubahan mendasar dalam upaya mengembangkan klub berbasis di Stadion Gelora Bung Tomo ini. Dia berjanji bahwa dirinya tidak akan menjadikan Persebaya untuk kepentingan dirinya di dunia politik. Klub juga tidak semata-mata membangun Persebaya untuk kepentingan berbisnis.

Dari beberapa perubahan yang dilakukan Azrul. Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah disediakannya fasilitas bagi para pemainnya yang setara denganĀ  level karyawan swasta, tentu dengan kontrak yang jelas dan terperinci. Akan tetapi, Azrul menjamin bahwa dirinya tidak akan mencampuri urusan dalam proses pembentukan tim.

“Mengenai hal perekrutan pemain, saya akan sepenuhnya serahkan ke tangan manajer. Sebelumnya juga saya telah menyampaikan bahwa di tim yang sungguh-sungguh bersikap profesional, sebuah keputusan pemain tentu berada di tangan pelatih. Jadi saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki pengaruh terhadap hal itu. Saya mempercayai pelatih kami di tangan Iwan Setiawan dan timnya,”

“Kami akan memberikan mereka semua fasilitas layaknya karyawan swasta di sebuah perusahaan. Lantaran, saya tidak ingin mereka hanya bermain sebagai seorang pemain sepakbola saja. Tetapi ada rencana dalam jangka panjang untuk lebih dari sekadar itu. Oleh karena itu, kami akan menyediakan fasilitas asuransi dan keluarga bagi seluruh pemain. Jika klub lain, setelah kontrak selesai, ditinggal begitu saja,” Azrul

Asuransi Pendidikan Bagi Para Pemain Persebaya Surabaya

Azrul menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya akan memberikan asuransi berupa kesehatan. Tetapi juga asuransi pendidikan. Terkhusus bagi para pemain yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya.

Azrul Ananda
Azrul Ananda memikirkan masa depan para pemain Persebaya Surabaya

“Selain asuransi kesehatan dan keluarga. Kami juga akan memberikan fasilitas pendidikan bagi para pemain muda yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Pasalnya, saya tidak mereka semua hanya fokus bermain sepakbola, tanpa memperhatikan pendidikan mereka,”

“Mungkin, bagi beberapa klub di Indonesia, hal ini merupakan sesuatu yang baru untuk dunia persepakbolaan Tanah Air. Namun saya menilai bahwa hal ini kami lakukan untuk kehidupan jangka panjang seorang pemain. Sedangkan bermain sepakbola dapat dikatakan hanya berjangka pendek saja,” ujar Azrul.

Manajemen Persebaya Surabaya tidak hanya akan memfasilitasi para pemain untuk menempuh pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Atas atau SMA saja. Melainkan juga hingga ke bangku perkuliahan.

“Fasilitas pendidikan untuk pemain dengan usia berapapun. Karena pendidikan tidak mengenal batasan usia. Saya harus memikirkan bagaimana kehidupan mereka setelah ini. Sepakbola hanya sesuatu yang bersifat temporer. Karena banyak cerita atlet yang setelah tidak menjadi atlet, kehidupannya susah,” tutup Azrul.

Rachmat Afandi: Langkah Manajemen Tepat

Penyerang Persebaya Surabaya Rachmat Afandi menyatakan bahwa keputusan manajemen klub untuk memberikan fasilitas berupa asuransi kesehatan dan pendidikan merupakan langkah yang tepat.

Rachmat Afandi
Rachmat Afandi menilai baik langkah manajemen Persebaya Surabaya

“Langkah manajemen klub untuk memberikan kesempatan bagi kami para pemain demi meningkatkan kualitas kehidupan kami, berupa fasilitas pendidikan dan kesehatan, merupakan sebuah keputusan yang tepat. Hal itu tentu kami sambut dengan baik. Karena, kami semua ingin kualitas hidup kami meningkat,”

“Kami juga akan berusaha keras untuk menampilkan permainan terbaik kami di setiap laganya. Dan pada musim depan kami berkancah di Liga 1 Indonesia. Hingga mengembalikan nama besar Persebaya Surabaya.